Detail Cantuman Kembali
EFEK PEMBERIAN ANTIBIOTIK EMPIRIK PADA PASIEN LUKA BAKAR BERAT TERHADAP KADAR C-CREATIVE PROTEIN (CRP) (Prospective Cohort Study)
Luka bakar berat merupakan penyebab terjadinya tingkat peradangan dan resiko terjadinya infeksi yang tinggi. Biomarker pada inflamasi digunakan untuk mengetahui tingkat keparahan peradangan atau infeksi dan untuk menilai efektivitas dari antibiotik. Penggunaan antibiotik pada luka bakar masih kontroversial. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas antibiotik empirik pada pasien luka bakar berat melalui nilai kadar C-Reactive Protein (CRP). Pada penelitian ini merupakan metode Prospective Cohort yang dilakukan di unit luka bakar rumah sakit Dr. Soetomo Surabaya, periode April – November 2019. CRP diukur pada saat pasien awal masuk rumah sakit, hari ke 5, dan hari ke 7 setelah pemberian antibiotik empirik. Didapatkan lima belas pasien luka bakar berat pada penelitian ini. Semua pasien diberikan antibiotik empirik Ceftazidime 3x1g selama tujuh hari. Hasil menunjukkan nilai kadar CRP berkurang dari 15,78±7,5 mg/dl menjadi 14,89±10,29 mg/dl (p=0,919) dengan uji t berpasangan. Tidak terdapat adanya perbedaan yang signifikan dalam penurunan rata-rata nilai CRP antara hari ke 0-5 dan 0-7. Kesimpulannya adalah pemberian antibiotik empirik Ceftazidime mampu menurunkan kadar nilai C-Reactive Protein (CRP) meskipun tidak signifikan.
Kata Kunci: Luka Bakar Berat; C-Reactive Protein (CRP) ; Antibiotik Empirik
HERAWATI S, EFRIN DESYANA - Personal Name
6B.S-Far Her e 05-20
6B.S-Far Her e 05-20
Text
Indonesia
Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya
2020
Surabaya
xv, 70p.; ill.; tab.; 21cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







